::: Selamat Datang di Official Website KBIHU 'Aisyiyah Kulon Progo | Menjadi Pusat Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah yang Unggul, Amanah dan Mencetak Jamaah yang Mandiri serta Mabrur | Berhaji sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ

Mengenai Saya

Foto saya
KBIHU 'AISYIYAH Kulon Progo merupakan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah milik Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kulon Progo yang disupport oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulon Progo, sudah melakukan bimbingan sejak tahun 2002.

JAMAAH HAJI BERTENGKAR SAAT ANTRIAN BUS

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Menjaga dan mengkondisikan lisan untuk,tidak mudah maràh, mencela, mengumpat ...

RELAWAN PASKURDA

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Assalamualaikum pak nyuwun cerita jadi relawan pendorong kursi roda pas umrah wajib ...

WC 3: LEBIH DARI SEKEDAR TEMPAT BERTEMU

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - WC 3 di Tanah Suci (Makkah) menjadi titik pertemuan favorit bagi jemaah haji ...

MANASIK ANAK DIDIK KE 40 TAHUN 2025

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Manasik yang ke 40 bagi lembaga Tahun 2025 ini. Manasik ...

HATI-HATI DI ESKALATOR YAA

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Dan semoga yg jatuh di eskalator td mlm baik2 sj ( sakit sedikit tdk mengapa ya bu ibu...

Minggu, 23 Agustus 2026

Deteksi Dini Kesehatan dan Manasik: Persiapan Matang Calon Jemaah Haji KBIHU Aisyiyah Kulon Progo Menuju 2027




WATES (23/08/2026) – Suasana kompleks SMK Muhammadiyah 3 Wates sudah tampak ramai dan dipenuhi semangat sejak pukul 07.00 WIB pagi ini. Ratusan calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2027 berkumpul untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan berkala dan bimbingan manasik


Pemeriksaan Medis: Langkah Awal Deteksi Dini. 

Sebelum menerima pembekalan materi, seluruh calon jemaah haji diagendakan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif. Petugas medis melakukan pengecekan kadar gula darah puasa dan pengukuran tekanan darah. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit diabetes melitus dan hipertensi."Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi fisik yang prima sejak jauh-jauh hari," ungkap H. Ahmad Najib, S.T., Sekretaris KBIHU Aisyiyah Kulon Progo.


Pembekalan Mental, Terapi SEFT, dan Fikih Wanita


Setelah pemeriksaan medis usai, kegiatan berlanjut ke sesi Manasik Haji. Pada pertemuan kali ini, para jemaah menerima dua materi esensial dari para pemateri yaitu Drs. H. Suyasman, M.A. – Memaparkan materi tentang Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) serta terapi fisik dan non-fisik. Sesi ini bertujuan melatih pengelolaan emosi, ketenangan batin, dan kesiapan mental jemaah menghadapi dinamika di lapangan. Sementara itu Hj. Sri Handayani, M.Pd. – Memberikan pembekalan mendalam mengenai Kajian Haji Wanita. Materi khusus ini mengupas tuntas fikih ibadah, batasan syar'i, hingga tips praktis bagi jemaah perempuan selama di perjalanan dan di Masjidil Haram.Keutamaan Haji dan Bekal Tawakal. Ibadah haji merupakan panggilan mulia yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Di dalam Al-Qur'an, Allah SWT menegaskan pentingnya ibadah ini sekaligus perintah untuk mempersiapkan bekal terbaik, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah ayat 197:وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ"Bawa perlulah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat. "Melalui persiapan yang matang sejak setahun sebelum keberangkatan, KBIHU Aisyiyah Kulon Progo berkomitmen membantu jemaah membangun bekal takwa dan fisik yang kuat," Pungkas Najib. 


Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Harapan besar dititipkan agar ikhtiar hari ini menjadi modal istimewa bagi seluruh jemaah untuk meraih predikat haji yang mabrur pada tahun 2027 mendatang. Aamiin

Sabtu, 22 Agustus 2026

KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 Sideman Selenggarakan Manasik Haji Anak Bersama KBIHU Aisyiyah Kulon Progo



 

Kulon Progo — Kegiatan Semarak Anak Faham Manasik Haji (SAFA) yang diselenggarakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 oleh KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 Padukuhan Sideman, Kab. Kulon Progo ini berlangsung di Masjid Agung Kulon Progo. 

SAFA menjadi wadah edukasi bagi anak-anak TPA untuk mengenal, mempraktikkan, hingga memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh anak-anak dari tiga TPA yang ada di Padukuhan Sideman, yaitu TPA Al-Mukmin sebanyak 11 peserta, TPA As-Salam sebanyak 22 peserta, dan TPA Nurul Ikhlas sebanyak 14 peserta  yang  turut didampingi oleh pembina TPA serta wali masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 menggandeng KBIHU Aisyiyah Kulon Progo sebagai pihak yang memberikan pendampingan dan memandu praktik manasik haji. Dari KBIHU Aisyiyah Kulon Progo hadir Drs. H. Subintomo selaku Ketua KBIHU Aisyiyah Kulon Progo beserta 4 pihak KBIHU Aisyiyah lainnya. 

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh KBIHU Aisyiyah Kulon Progo, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Nadila I. Nusa selaku perwakilan KKN UIN Alauddin Makassar dan penanggung jawab kegiatan SAFA. Setelah itu, anak-anak TPA mengikuti praktik manasik haji yang dipandu oleh Hj. Mardiyatun, M.Ag. dan Hj. Bekti Kristiani, S.P.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perempuan dan kelompok laki-laki. Anak-anak mengikuti rangkaian praktik manasik dengan pendampingan dari pemandu dan pembina masing-masing TPA sehingga kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal apa itu ibadah haji dan memahami makna dari rangkaian SAFA ini,” ujar Nadila dalam sambutannya.

Kegiatan SAFA dapat menjadi sarana pengenalan ibadah haji bagi anak-anak sejak usia dini. Melalui praktik secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai tata cara manasik haji, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk memahami tahapan-tahapan pelaksanaan ibadah haji dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Keterlibatan KBIHU Aisyiyah Kulon Progo dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi dan pendampingan mengenai pelaksanaan ibadah haji kepada masyarakat, khususnya generasi anak-anak. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai sarana pembelajaran keagamaan yang menarik dan bermanfaat bagi anak-anak.

Jumat, 14 Agustus 2026

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Manasik Haji dan Umrah di Gunung Gempal

 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Manasik Haji dan Umrah di Gunung Gempal


Pelatihan Manasik Haji dan Umrah berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pelatihan tersebut I Jumat, 7/8/2026 Kulon Progo, 7 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pelatihan manasik haji dan umrah sebagai salah satu program kerja (proker) unggulan selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat sore. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Hidayah tersebut diikuti sebanyak 70 peserta, terdiri atas calon jamaah haji dan umrah, tokoh masyarakat, serta warga umum yang ingin menambah pemahaman seputar tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Narasumber pelatihan, Ahmad Najib, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa program kerja tersebut bertujuan membekali calon jamaah dengan ilmu manasik secara menyeluruh, agar pelaksanaan ibadah haji kelak dapat dijalankan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. "Manasik haji yang kita laksanakan barusan tujuannya adalah untuk mempelajari ilmu manasiknya, agar ketika jamaah melaksanakan ibadah haji dapat sesuai dengan tuntunan Rasulullah," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan. Ia menambahkan, dengan mengikuti pelatihan secara serius, para calon jamaah diharapkan dapat meraih predikat haji mabrur ketika benar-benar melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan melalui dua metode, yakni pemaparan teori keagamaan dan simulasi praktik langsung. Peserta diajak memahami dan mempraktikkan tahapan-tahapan penting dalam manasik, mulai dari niat ihram, thawaf, sa'i, wukuf, hingga rangkaian ibadah lain yang menjadi rukun dan wajib haji. Simulasi dilakukan agar peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga terbiasa dengan gerakan dan tata urutan pelaksanaan ibadah, sehingga tidak kebingungan saat berada di lokasi sesungguhnya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang hadir. Salah satu peserta, Wiyanti, mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan bekal ilmu yang bermanfaat, terutama bagi warga yang belum pernah menunaikan ibadah haji maupun umrah sebelumnya. "Saya terima kasih ada manasik haji ini. Saya senang sekali. Nanti seandainya dapat panggilan, saya sudah mempelajari jalan-jalannya, cara-caranya," ucapnya. Ia menuturkan, sebelum mengikuti pelatihan tersebut, dirinya belum banyak mengetahui detail tata cara pelaksanaan ibadah haji. Melalui pelatihan ini, ia mengaku merasa lebih siap secara ilmu apabila kelak mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Hal senada disampaikan peserta lain, Herwin Yuswanto. Ia menilai pelatihan yang digelar mahasiswa KKN tersebut sangat bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi warga lain yang turut hadir. "Bagi saya itu sebagai ilmu yang bermanfaat bagi saya dan untuk temanteman juga. Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan haji dan umrah ini, ke depannya bisa berkesinambungan, sehingga warga Gunung Gempal semuanya tahu apa itu haji dan umrah," katanya. Ia berharap, program semacam ini tidak berhenti sampai di kegiatan tersebut, melainkan dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga, termasuk mereka yang belum sempat hadir pada pelatihan sore itu. Sementara itu, Kepala Dukuh Gunung Gempal, Muhammad Ali Sopyan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya program kerja tersebut. Ia menilai proker mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari takmir Masjid Al-Hidayah, warga masyarakat, hingga pihak kampus. "Alhamdulillah untuk kegiatan program kerja dari KKN pada sore hari ini berjalan dengan lancar atas semua partisipasi dan dukungan dari takmir masjid dan warga masyarakat, serta tidak lupa dari UIN Alauddin," jelasnya. Ia menambahkan, antusiasme warga yang cukup tinggi menjadi salah satu indikator keberhasilan program kerja tersebut. Menurutnya, dengan adanya pelatihan manasik haji dan umrah ini, masyarakat Gunung Gempal memperoleh tambahan ilmu dan informasi yang bermanfaat, khususnya bagi mereka yang kelak mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. "Dengan adanya pelatihan ini, alhamdulillah banyak peminat dan masyarakat antusias, sehingga masyarakat sudah tambah ilmunya, tambah informasinya. Nanti seumpama dipanggil oleh Allah ke Tanah Suci, insyaallah sudah siap dari sisi keilmuannya. Ini sedikit membantu masyarakat, khususnya di bidang pengetahuan," tuturnya. Pelatihan manasik haji dan umrah ini merupakan salah satu dari rangkaian program kerja yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal. Selain proker edukasi keagamaan bagi orang dewasa ini, mahasiswa KKN juga menjalankan sejumlah program kerja lain yang menyasar berbagai kalangan warga, sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat selama masa KKN berlangsung. Editor : Nurul Aisyah Ramadhani (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) 

Sabtu, 02 Mei 2026

32 JAMAAH BERKURSI RODA SELESAIKAN UMRAH WAJIB

 

Madinah - Apresiasi yang tinggi patut disanjungkan kepada Tim Tanah Suci KBIHU Aisyiyah Kulon Progo, mulai dari ketua kafilah, pendamping serta pasukan relawan kursi roda. Bagaimana tidak? Bayangkan, membersamai jamaah berkebutuhan khusus dengan kursi roda dan tidak sedikit jumlahnya 32 orang. Tidak hanya membawa dirinya sendiri, namun juga harus memastikan bahwa semua jamaah berkursi roda yang dibawanya sampai diujung Bukit Marwa untuk melaksanakan tahallul. 

Semua prosesi umrah wajib tuntas dilaksanakan. "Puji syukur Alhamdulillah 32 jamaah dengan kebutuhan kursi roda semua tuntas melaksanakan umrah wajib", ungkap Najib  pada bimbinganhajiaisyiyah.org. melalui fasilitas voice note Whatsapp. Suara serak Najib sesekali terdengar menahan haru saat menceritakan proses umrah wajib tahun ini. 

Kebijakan yang diambil PPIH untuk Tahun 2026 adalah bahwa semua jamaah harus melaksanakan proses Tawaf dan Sai dalam waktu yang sama yaitu pada Kamis, 30 April 2026 selepas Sholat Isya. Sementara itu rencana awal yang telah disusun KBIHU Aisyiyah adalah bahwa hari pertama (Kamis, 30 April 2026) diperuntukkan bagi jamaah yang sehat dan hari kedua (Jumat, 1 Mei 2026) diperuntukkan bagi jamaah dengan kebutuhan khusus  kursi roda. Diungkapkan Najib, dengan adanya kebijakan dari PPIH tersebut maka diputuskan bahwa jamaah yang sehat tetap melaksanakan Tawaf di pelataran Kabah dilanjutkan dengan Sai dipimpin Ketua Rombongan. Sedangkan Jamaah dengan kursi roda melaksanakan prosesi Tawaf di Lantai 2 Masjidil Haram dan dilanjutkan dengan Sai dipimpin Ketua Kafilah.

"Sabar, berhusnudon pada Allah dan kekompakan tim KBIHU Aisyiyah Kulon Progo itu kuncinya", ujar Najib. Sepertinya berat, di lantai 2 dengan jarak tempuh yang lebih jauh, tentu menguras tenaga dan emosi. Ketua kafilah, pendamping dan relawan bahu membahu, saling berganti mendorong jamaah dibantu petugas kloter. Nyatanya Allah selesaikan semua prosesi. Tawaf yang sedianya akan dilaksanakan pada pukul 21.00 WAS, baru dimulai pada pukul 23.00 WAS dan selesai pada 02.00 WAS untuk jamaah yang sehat dan 04.00 WAS kurang lebih menjelng Sholat Subuh untuk jamaah berkursi roda.

Semua telah tuntas terselesaikan dengan baik. Sulit bagi manusia, nyatanya Allah mudahkan. Diakhir voice notenya Najib menggarisbawahi tentang pentingnya memahami tugas dan peran Tim Tanah Suci, mulai ketua kafilah, ketua rombongan serta ketua regu, semua terlibat dan dilibatkan. Tak mudah memang, butuh keikhlasan dalam menjalaninya karena sejatinya esensi ibadah haji tak sekedar menyelesaikan prosesi dan ritual fisik, tapi lebih jauh dari itu bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat, ada transformasi spiritual dan sosial yang nantinya dibawa pulang ke tanah air. Itulah Mabrur. (SAP)



Jumat, 01 Mei 2026

PROSESI UMRAH WAJIB KBIHU AISYIYAH


Madinah - Kamis, 30 April 2026 sekira pukul 06.00 WAS sejumlah 345 Jamaah Calon Haji Kloter 1 Yogyakarta Internasional Airport (YIA) siap tinggalkan Kota Nabi Madinah menuju Ke Mekkah Al Mukarramah untuk melaksanakan Umrah Wajib. Demikian diungkapkan H. Ahmad Najib, Ketua Kafilah KBIHU Aisyiyah Kulon Progo. "Jam 06.00  jamaah siap diberangkatkan", ungkap Najib.

Tampak sejak pukul 03.00 WAS, tas jamaah KBIHU Aisyiyah Kulon Progo telah berjajar rapi di pelataran Taiba Front Hotel, tempat jamaah Calon Haji Kloter 1 YIA ini menginap. Lebih lanjut Najib menambahkan bahwa jamaah Aisyiyah dalam keadaan sehat. Perjalanan Madinah ke Mekkah sendiri diperkirakan akan menempuh perjalanan 6 jam. Diharapkan jelang Sholat luhur Jamaah Calon Haji sudah sampai di Mekkah Al Mukarramah.

Najib mengingatkan tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam pelaksanaan umrah wajib ini serta mengingatkan tentang larangan selama berpakaian ihram. Bagi jamaah putri yang sedang haid tetap melaksanakan proses umrah. "Tetap berpakaian ihram dan menjaga larangan ihram, tawaf dan sai bisa dilakukan saat sudah selesai haid", pesan Najib.

Sementara itu disinggung soal kesiapan jamaah Aisyiyah yang berkursi roda, Najib mengungkapkan bahwa. sejumlah 32 jamaah dengan kebutuhan kursi roda siap melaksanakan prosesi Umrah wajib. "Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya ada pendamping dan relawan Pasukan Kursi Roda (Paskurda) yang akan membantu jamaah," Jelasnya. 

Proses umrah wajib ini, mengambil miqot di Masjid Bir Ali kurang lebih berjarak 30 menit dari Madinah ke arah utara. Setalah melaksanakan sholat 2 rakaah di Masjid dilanjutkan menjatuhkan niat dan disepanjang perjalanan diharapkan untuk memperbanyak talbiyah. (SAP)


.

Senin, 27 April 2026

JELANG UMRAH, JAMAAH AISYIYAH HARUS SEHAT


Madinah - Alhamdulilllah, tak terasa hampir 5 Hari Kloter 1 Yogyakarta Internasional Airport berkegiatan di Madinah Al Munawwarah. Bismillahirohmanirohim, atas izin Allah Azza Wajalla, Senin Pukul 08.00 Waktu Arab Saudi kafilah Aisyiyah Kulon Progo agendakan rapat persiapan pendorongan jamaah dari Madinah ke Mekah.

Hadir dalam agenda tersebut Ketua Kafilah Aisyiyah H. Ahmad Najib, kemudian para ketua rombongan yang berjumlah 5. Beberapa pointer rapat diantaranya bahwa rapat dimaksud untuk menindaklanjuti koordinasi kloter dengan para karom yang telah dilaksanakan malam sebelumnya. Sementara itu,  pelaksanaan perpindahan jamaah haji Kloter 1 YIA ke Mekah sedianya akan dilaksanakan pada Hari Kamis 30 April 2026 Pukul 07.00 WAS, dan direncanakan akan menempuh perjalanan 6 jam sehingga insya Allah akan sampai di Mekkah kurang lebih Pukul 13.00 WAS. 

Beberapa strategi guna pelaksanaan umrah telah disusun, termasuk kesiapan kesehatan. "Jamaah Aisyiyah harus sehat", harap Ketua Kafilah Ahmad Najib yang juga sekretaris KBIHU Aisyiyah KUlon Progo Tersebut. Sedianya setibanya di Mekkah disepakati bahwa setelah salat isya, bagi jamaah yang sehat akan dilaksanakan prosesi Tawaf dan Sai, sementara itu bagi jamaah yang bertugas mendampingi jamaah berkursi roda diberikan opsi untuk  melaksanakan umroh bersamaan dengan jamaah yang sehat di hari pertama atau opsi yang kedua yaitu bersamaan dengan yang didampingi besok pada umroh yang kedua. "Boleh juga umroh ikut yang sehat terlebih dahulu baru kemudian di hari kedua berangkat lagi mendampingi jamaah berkursi roda pelaksanaannya", ungkap Najib.

Ditambahkan Najib, pelaksanaan Insya Allah setelah isya begitu tiba di Mekkah, kemudian yang kedua juga dilaksanakan setelah Isya sehari setelahnya. Opsi lain apabila memungkinkan akan kita dorong subuh besok pagi untuk agar jamaah tidak terlalu lama memakai pakaian ihram kemudian teknisnya adalah berbasis rombongan, ketua kafilah hanya mengawasi dan mengarahkan. "Untuk pelaksanaannya adalah ketua rombongan dibantu dengan ketua regu", pungkas Najib. 

PAYUNG NABAWI


Madinah - Jamaah Haji yang saat ini berada di Madinah sampai Hari Senin 27 April 2026 masih penasaran dengan proses mekar dan kuncupnya payung yang ada di area Masjid Nabawi. Hal ini bisa di lihat dari beberapa jamaah yang setia berada di komplek masjid menjelang dan sesudah sholat Fardhu lima waktu.  Payung yang berada di Halaman Masjid akan membuka dan menutup sesuai dengan keperluannya, akan tetapi jamaah haji bisa melihat peristiwa langka tersebut setiap matahari terbit dan matahari terbenam. 

Jamaah Haji yang berada di Masjid Nabawi ketika menunggu datangnya waktu surug, maka baik yang di dalam maupun diluar masjid akan melihat peristiwa langka tersebut pas matahari terbit. Mekarnya payung ini terjadi di pagi hari hanya sesaaat, kuncup sesaat dan mekar kembali ketika di pagi hari. Begitupun juga yang berada di dalam masjid maka kubah masjid pun akan terbuka bergeser beberapa saat dan akan menutup kembali. Adapun yang di halaman Masjid Nabawi akan menutup di sore hari ketika tenggelam dan akan mekar di pagi hari ketika matahari terbit. Purwanto salah satu jamaah haji dari KBIHU Aisyiyah Kapanewon Kalibawang menyampaikan “Momen ini memang kami tunggu, karena kami penasaran proses membukanya, dan ternyata tidak bersamaan, agar tidak bertabrakan, catatan saya memerlukan waktu sekitar 4 menit untuk sempurna” ujarnya

CITY TOUR MADINAH


Madinah - Jamaah Haji kloter 1 YIA hari ini, Sabtu 25 April 2026 secara Bersama-sama dengan jamaah yang lain melakukan City Tour Madinah (Ziyarah Tarikhiyah). Peserta kali ini selaln Kloter 1 Yogyakarta Internasional Airporr juga dari BTH 01, KJT 01, SUB 01, PLM 01, JKB 01, dan SOC 03. Sementara itu, Khusus Jamaah Bimbingan Ibadah Haji  dan Umroh Aisyiyah sedianya akan didampingi oleh 5 (lima) tour guide dari adik adik Mahasiswa Indonesia yang berada di mesih yang bergabung di PCIM Mesir yang merupakan salah satu ujud Kerjasama KBIHU Aisyiah DIY dan PCIM Mesih setiap Musim Haji. Salah satu layanan adalah memberikan pembimban atau guide kettika ziaroh maupun city tour dan peribadahan umroh. Adapun layanan PCIM Mesih tahunan haji di antaranya ; Muthawwif Cyity Tour Madinah, Muthawwif Ziarah Sekitar Masjid Nabawi, Muthawwif City Tour Makkah, Kajian, Transportasi City Tour Mekkah, snack City Tour Mekkah dan Madinah, Dokumentasi Kegiatan. Adapun layanan souvenir adalah salah satu AUM PCIM Mesih. Kelebihan yg ikut KBIHU Aisyiyah Jamaah kbihu Aisyiyah akan mendapat minum dan snack tambahan dari Kerjasama tsb. Sedangkan jamaah haji yang lain tdk memperoleh fasilitas tersebit. Salah yang mendampingi jamaah dari PCIM Mesir ust Alip, mnyebutkan bahwa ujuan city tour ini adalah Masjid Quba, toko / kebun Kurma, Jabal hud, parid kondaq, dan bebarapa kota atau tempat yang hanya di tunjukkan, tidak berhenti. (Nuris)

Jumat, 24 April 2026

BERBURU TIKET RAUDHOH



Madinah - Jamaah haji dari KBIHU Aisyiyah masuk dalam penerbangan Gelombang I dan saat ini telah berada di Kota Madinah. Kegiatan yang dilakukan diantaranya berkunjung ke makam Rosulullah tempat berdoa yang mustajab, diantara rumah Rasulullah dan Mimbar Masjid Nabawi. Saat ini seperti diketahui, untuk berkunjung ke raudhah diharuskan menggunakan aplikasi Nusuk. Semua jamaah baik ketika umroh di luar waktu haji maupun yang baru berhaji, mensyaratkan ketika akan masuk roudhoh harus menggunakan aplikasi Nusuk. Aplikasi ini untuk mempermudah jamaah agar ada kepastian  jamah bisa masuk dan nyaman dalam berdoa.  Berikut tata cara mendaftar adalah :

  1. Masuk atau unduh aplikasi NUSUK
  2. Install di HP masing-masing dan seperti aplikasi yang lain akan di minta mensertakan email untuk membuat akun usename dan password.
  3. Ketika sudah bisa masuk jamaah bisa mendaftarkan jadwal dan waktu yang tertera, posisi jadwal dengan warna, menentukan situasi antruan, hijau lenggang, Orien sibuk, merah padat. 
  4. Setelah mendafttar jamaah menunggu jawaban dari aplikasi akan di setujui atau tidak, apabila disetujui di waktu dan tanggal yang ada, maka jamaah harus antri masuk menggunakan pintu 37. 
  5. Untuk jamaah haji biasanya aplikasi akan meminta nomor passport untuk di jadwalkan, tapi disisi lain bagi jamaah jaji, biasanya pemerintah akan membuat jadwal semua jamaah haji berdasarkan kloter, tanpa nusuk. Saat ini informasi kebijakan nusuk, bisa di gunakan bebarapa kali, idak seperti dulu hanya seklau untuk masuk di roudhoh (dulu dalam 365 hari/setahun/sekali).
Salah satu jamaah haji dari Wates, Kuntadi menyampakan, bahwa saat ini belum ada jadwal khusus dari kloter, dan posisi belum mendaftar nusuk, tetapi di antrian pintu masuk sudah banyak yang antri. (Nuris)

Kamis, 23 April 2026

HARI PERTAMA JAMAAH AISYIYAH LAKUKAN ORIENTASI MASJID NABAWI


Madinah - Jamaah Calon Haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Aisyiyah Kabupaten Kulon Progo mengawali hari pertamanya di Madinah dengan ziarah diseputaran Masjid Nabawi.

Rabu 23 April 2026 selepas melaksanakan sholat subuh di Masjid Nabawi, masjidnya Nabi Muhammad SAW, dibawah komando Ketua Kafilah KIBHU Aisyiyah Kulon Progo, H Ahmad Najib ST melakukan orientasi wilayah dengan mengunjungi atau di kenal dengan ziarah diseputaran masjid. Kegiatan ini di maksudkan agar para Jamaah tidak bingung sekaligus bisa mengetahui tempat tempat yang bersejarah di sekitaran Masjid Nabawi Madinah. "Kegiatan hari ini adalah orientasi di seputaran Masjid Nabawi", ungkap Najib.

Sementara itu, kegiatan di ikuti oleh Jamaah KBIHU Aisyiyah Kabupaten Kulon Progo Kloter 1 Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Najib menambahkan bahwa, jamaah Aisyiyah sejumlah 187 orang semua dalam kondisi fit dan sehat. "Alhamdulillah semua fit dan sehat", ujarnya. Suhu udara di Madinah Rabu pagi berkisar 23 derajat, cukup dingin bagi Kota Madinah. Hadir membersamai kegiatan pagi ini,adik-adik Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi, Haidar Shihabuddin, salam satu yang membersamai acara tersebut memberikan penjelasan terkait tempat bersejarah  diseputaran Masjid Nabawi diantaranya ke Makam Baqi', kemudian Masjid Ghomamah dan lain sebagainya. Melalui napak tulas tersebut diharapkan jamaah dapat mengenal sekitaran Masjid Nabawi termasuk diantaranya tempat untuk antri ketika masuk Raudhah, selain Raudhah juga memberikan lintasan Sejarah terkait Tarikh jaman para sahabat, serta lingkungan masjid pada saat ini.

Seluruh jamaah menyambut baik kegiatan ini.Selain napak tilas, kegiatan juga memberikan manfaat guna peregangan otot setelah melakukan perjalanan peawat yang lama. (Nuris)

Selasa, 21 April 2026

JAMAAH AISYIYAH KULON PROGO SIAP BERANGKAT


Selasa, 21 April 2026, tepat Pukul 05.55 WIB sejumlah 354 Jamaah Calon Haji dan 6 petugas kloter Kabupaten Kulon Progo diberangkatkan ke Embarkasi YIA. Jamaah Calon haji tersebut sedianya akan menempati Hotel Ibis Yogyakarta Internasional Airport.  Kegiatan diawali dengan sholat subuh  berjamaah, pelepasan jamaah oleh Bupati Kulon Progo dan diakhiri dengan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo. Bupati Kulon Progo dalam sambutan pelepasannya berharap semua jamaah dalaam keadaan sehat dan dapat kembali ke Tanah Air dengan menyandang Haji Mabrur.

Sementara itu Ahmad Najib Ketua Kafilah Aisyiyah Kulon Progo menegaskan bahwa 187 Jamaah dari KBIHU Aisyiyah siap diberangkatkan. "Seluruh rangkaian manasik telah diupayakan optimal, dan Bismillah kita siap berangkat," ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan Najib bahwa seluruh persiapan mulai manasik regu, kelompok sampai dengan manasik kolosal diupayakan untuk memberikan gambaran kondisi proses Haji dan umrah di Tanah Suci. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana jamaah Calon Haji menuju ke Asrama Donohodan Boyolali ‎dengan menempuh 3 jam perjalanan,  Tahun ini Pukul 06.18 Jamaah telah sampai di Asrama yang berbasis hotel yaitu di pelataran belakang Hotel Ibis Yogyakarta Internasional Airport. Agenda dilanjutkan dengan acara penerimaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, pembagian livingcost, pembagian kamar, dan diperkirakan selesai pada pukul 11.00 WIB. DisisI lain ‎Jam 10.30 WIB akan ada pemantapan karu dan karom, pungkas Najib. (SAP)