Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Manasik Haji dan Umrah di Gunung Gempal

Pelatihan Manasik Haji dan Umrah berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pelatihan tersebut I Jumat, 7/8/2026 Kulon Progo, 7 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pelatihan manasik haji dan umrah sebagai salah satu program kerja (proker) unggulan selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat sore. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Hidayah tersebut diikuti sebanyak 70 peserta, terdiri atas calon jamaah haji dan umrah, tokoh masyarakat, serta warga umum yang ingin menambah pemahaman seputar tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Narasumber pelatihan, Ahmad Najib, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa program kerja tersebut bertujuan membekali calon jamaah dengan ilmu manasik secara menyeluruh, agar pelaksanaan ibadah haji kelak dapat dijalankan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. "Manasik haji yang kita laksanakan barusan tujuannya adalah untuk mempelajari ilmu manasiknya, agar ketika jamaah melaksanakan ibadah haji dapat sesuai dengan tuntunan Rasulullah," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan. Ia menambahkan, dengan mengikuti pelatihan secara serius, para calon jamaah diharapkan dapat meraih predikat haji mabrur ketika benar-benar melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan melalui dua metode, yakni pemaparan teori keagamaan dan simulasi praktik langsung. Peserta diajak memahami dan mempraktikkan tahapan-tahapan penting dalam manasik, mulai dari niat ihram, thawaf, sa'i, wukuf, hingga rangkaian ibadah lain yang menjadi rukun dan wajib haji. Simulasi dilakukan agar peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga terbiasa dengan gerakan dan tata urutan pelaksanaan ibadah, sehingga tidak kebingungan saat berada di lokasi sesungguhnya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang hadir. Salah satu peserta, Wiyanti, mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan bekal ilmu yang bermanfaat, terutama bagi warga yang belum pernah menunaikan ibadah haji maupun umrah sebelumnya. "Saya terima kasih ada manasik haji ini. Saya senang sekali. Nanti seandainya dapat panggilan, saya sudah mempelajari jalan-jalannya, cara-caranya," ucapnya. Ia menuturkan, sebelum mengikuti pelatihan tersebut, dirinya belum banyak mengetahui detail tata cara pelaksanaan ibadah haji. Melalui pelatihan ini, ia mengaku merasa lebih siap secara ilmu apabila kelak mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Hal senada disampaikan peserta lain, Herwin Yuswanto. Ia menilai pelatihan yang digelar mahasiswa KKN tersebut sangat bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi warga lain yang turut hadir. "Bagi saya itu sebagai ilmu yang bermanfaat bagi saya dan untuk temanteman juga. Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan haji dan umrah ini, ke depannya bisa berkesinambungan, sehingga warga Gunung Gempal semuanya tahu apa itu haji dan umrah," katanya. Ia berharap, program semacam ini tidak berhenti sampai di kegiatan tersebut, melainkan dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga, termasuk mereka yang belum sempat hadir pada pelatihan sore itu. Sementara itu, Kepala Dukuh Gunung Gempal, Muhammad Ali Sopyan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya program kerja tersebut. Ia menilai proker mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari takmir Masjid Al-Hidayah, warga masyarakat, hingga pihak kampus. "Alhamdulillah untuk kegiatan program kerja dari KKN pada sore hari ini berjalan dengan lancar atas semua partisipasi dan dukungan dari takmir masjid dan warga masyarakat, serta tidak lupa dari UIN Alauddin," jelasnya. Ia menambahkan, antusiasme warga yang cukup tinggi menjadi salah satu indikator keberhasilan program kerja tersebut. Menurutnya, dengan adanya pelatihan manasik haji dan umrah ini, masyarakat Gunung Gempal memperoleh tambahan ilmu dan informasi yang bermanfaat, khususnya bagi mereka yang kelak mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. "Dengan adanya pelatihan ini, alhamdulillah banyak peminat dan masyarakat antusias, sehingga masyarakat sudah tambah ilmunya, tambah informasinya. Nanti seumpama dipanggil oleh Allah ke Tanah Suci, insyaallah sudah siap dari sisi keilmuannya. Ini sedikit membantu masyarakat, khususnya di bidang pengetahuan," tuturnya. Pelatihan manasik haji dan umrah ini merupakan salah satu dari rangkaian program kerja yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal. Selain proker edukasi keagamaan bagi orang dewasa ini, mahasiswa KKN juga menjalankan sejumlah program kerja lain yang menyasar berbagai kalangan warga, sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat selama masa KKN berlangsung. Editor : Nurul Aisyah Ramadhani (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar)