::: Selamat Datang di Official Website KBIHU 'Aisyiyah Kulon Progo | Menjadi Pusat Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah yang Unggul, Amanah dan Mencetak Jamaah yang Mandiri serta Mabrur | Berhaji sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ

Mengenai Saya

Foto saya
KBIHU 'AISYIYAH Kulon Progo merupakan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah milik Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kulon Progo yang disupport oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulon Progo, sudah melakukan bimbingan sejak tahun 2002.

JAMAAH HAJI BERTENGKAR SAAT ANTRIAN BUS

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Menjaga dan mengkondisikan lisan untuk,tidak mudah maràh, mencela, mengumpat ...

RELAWAN PASKURDA

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Assalamualaikum pak nyuwun cerita jadi relawan pendorong kursi roda pas umrah wajib ...

WC 3: LEBIH DARI SEKEDAR TEMPAT BERTEMU

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - WC 3 di Tanah Suci (Makkah) menjadi titik pertemuan favorit bagi jemaah haji ...

MANASIK ANAK DIDIK KE 40 TAHUN 2025

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Manasik yang ke 40 bagi lembaga Tahun 2025 ini. Manasik ...

HATI-HATI DI ESKALATOR YAA

KBIHU Aisyiyah Kulon Progo - Dan semoga yg jatuh di eskalator td mlm baik2 sj ( sakit sedikit tdk mengapa ya bu ibu...

Minggu, 23 Agustus 2026

Deteksi Dini Kesehatan dan Manasik: Persiapan Matang Calon Jemaah Haji KBIHU Aisyiyah Kulon Progo Menuju 2027




WATES (23/08/2026) – Suasana kompleks SMK Muhammadiyah 3 Wates sudah tampak ramai dan dipenuhi semangat sejak pukul 07.00 WIB pagi ini. Ratusan calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2027 berkumpul untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan berkala dan bimbingan manasik


Pemeriksaan Medis: Langkah Awal Deteksi Dini. 

Sebelum menerima pembekalan materi, seluruh calon jemaah haji diagendakan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif. Petugas medis melakukan pengecekan kadar gula darah puasa dan pengukuran tekanan darah. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi penyakit diabetes melitus dan hipertensi."Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi fisik yang prima sejak jauh-jauh hari," ungkap H. Ahmad Najib, S.T., Sekretaris KBIHU Aisyiyah Kulon Progo.


Pembekalan Mental, Terapi SEFT, dan Fikih Wanita


Setelah pemeriksaan medis usai, kegiatan berlanjut ke sesi Manasik Haji. Pada pertemuan kali ini, para jemaah menerima dua materi esensial dari para pemateri yaitu Drs. H. Suyasman, M.A. – Memaparkan materi tentang Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) serta terapi fisik dan non-fisik. Sesi ini bertujuan melatih pengelolaan emosi, ketenangan batin, dan kesiapan mental jemaah menghadapi dinamika di lapangan. Sementara itu Hj. Sri Handayani, M.Pd. – Memberikan pembekalan mendalam mengenai Kajian Haji Wanita. Materi khusus ini mengupas tuntas fikih ibadah, batasan syar'i, hingga tips praktis bagi jemaah perempuan selama di perjalanan dan di Masjidil Haram.Keutamaan Haji dan Bekal Tawakal. Ibadah haji merupakan panggilan mulia yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Di dalam Al-Qur'an, Allah SWT menegaskan pentingnya ibadah ini sekaligus perintah untuk mempersiapkan bekal terbaik, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah ayat 197:وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ"Bawa perlulah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat. "Melalui persiapan yang matang sejak setahun sebelum keberangkatan, KBIHU Aisyiyah Kulon Progo berkomitmen membantu jemaah membangun bekal takwa dan fisik yang kuat," Pungkas Najib. 


Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Harapan besar dititipkan agar ikhtiar hari ini menjadi modal istimewa bagi seluruh jemaah untuk meraih predikat haji yang mabrur pada tahun 2027 mendatang. Aamiin

Sabtu, 22 Agustus 2026

KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 Sideman Selenggarakan Manasik Haji Anak Bersama KBIHU Aisyiyah Kulon Progo



 

Kulon Progo — Kegiatan Semarak Anak Faham Manasik Haji (SAFA) yang diselenggarakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 oleh KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 Padukuhan Sideman, Kab. Kulon Progo ini berlangsung di Masjid Agung Kulon Progo. 

SAFA menjadi wadah edukasi bagi anak-anak TPA untuk mengenal, mempraktikkan, hingga memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh anak-anak dari tiga TPA yang ada di Padukuhan Sideman, yaitu TPA Al-Mukmin sebanyak 11 peserta, TPA As-Salam sebanyak 22 peserta, dan TPA Nurul Ikhlas sebanyak 14 peserta  yang  turut didampingi oleh pembina TPA serta wali masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, KKN Integrasi UIN Alauddin Makassar Posko 3 menggandeng KBIHU Aisyiyah Kulon Progo sebagai pihak yang memberikan pendampingan dan memandu praktik manasik haji. Dari KBIHU Aisyiyah Kulon Progo hadir Drs. H. Subintomo selaku Ketua KBIHU Aisyiyah Kulon Progo beserta 4 pihak KBIHU Aisyiyah lainnya. 

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh KBIHU Aisyiyah Kulon Progo, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Nadila I. Nusa selaku perwakilan KKN UIN Alauddin Makassar dan penanggung jawab kegiatan SAFA. Setelah itu, anak-anak TPA mengikuti praktik manasik haji yang dipandu oleh Hj. Mardiyatun, M.Ag. dan Hj. Bekti Kristiani, S.P.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perempuan dan kelompok laki-laki. Anak-anak mengikuti rangkaian praktik manasik dengan pendampingan dari pemandu dan pembina masing-masing TPA sehingga kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal apa itu ibadah haji dan memahami makna dari rangkaian SAFA ini,” ujar Nadila dalam sambutannya.

Kegiatan SAFA dapat menjadi sarana pengenalan ibadah haji bagi anak-anak sejak usia dini. Melalui praktik secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai tata cara manasik haji, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk memahami tahapan-tahapan pelaksanaan ibadah haji dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan.

Keterlibatan KBIHU Aisyiyah Kulon Progo dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi dan pendampingan mengenai pelaksanaan ibadah haji kepada masyarakat, khususnya generasi anak-anak. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai sarana pembelajaran keagamaan yang menarik dan bermanfaat bagi anak-anak.

Jumat, 14 Agustus 2026

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Manasik Haji dan Umrah di Gunung Gempal

 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Gelar Pelatihan Manasik Haji dan Umrah di Gunung Gempal


Pelatihan Manasik Haji dan Umrah berfoto bersama usai mengikuti kegiatan pelatihan tersebut I Jumat, 7/8/2026 Kulon Progo, 7 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pelatihan manasik haji dan umrah sebagai salah satu program kerja (proker) unggulan selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat sore. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Hidayah tersebut diikuti sebanyak 70 peserta, terdiri atas calon jamaah haji dan umrah, tokoh masyarakat, serta warga umum yang ingin menambah pemahaman seputar tata cara pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Narasumber pelatihan, Ahmad Najib, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa program kerja tersebut bertujuan membekali calon jamaah dengan ilmu manasik secara menyeluruh, agar pelaksanaan ibadah haji kelak dapat dijalankan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. "Manasik haji yang kita laksanakan barusan tujuannya adalah untuk mempelajari ilmu manasiknya, agar ketika jamaah melaksanakan ibadah haji dapat sesuai dengan tuntunan Rasulullah," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan. Ia menambahkan, dengan mengikuti pelatihan secara serius, para calon jamaah diharapkan dapat meraih predikat haji mabrur ketika benar-benar melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Dalam pelatihan tersebut, materi disampaikan melalui dua metode, yakni pemaparan teori keagamaan dan simulasi praktik langsung. Peserta diajak memahami dan mempraktikkan tahapan-tahapan penting dalam manasik, mulai dari niat ihram, thawaf, sa'i, wukuf, hingga rangkaian ibadah lain yang menjadi rukun dan wajib haji. Simulasi dilakukan agar peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga terbiasa dengan gerakan dan tata urutan pelaksanaan ibadah, sehingga tidak kebingungan saat berada di lokasi sesungguhnya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang hadir. Salah satu peserta, Wiyanti, mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan bekal ilmu yang bermanfaat, terutama bagi warga yang belum pernah menunaikan ibadah haji maupun umrah sebelumnya. "Saya terima kasih ada manasik haji ini. Saya senang sekali. Nanti seandainya dapat panggilan, saya sudah mempelajari jalan-jalannya, cara-caranya," ucapnya. Ia menuturkan, sebelum mengikuti pelatihan tersebut, dirinya belum banyak mengetahui detail tata cara pelaksanaan ibadah haji. Melalui pelatihan ini, ia mengaku merasa lebih siap secara ilmu apabila kelak mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Hal senada disampaikan peserta lain, Herwin Yuswanto. Ia menilai pelatihan yang digelar mahasiswa KKN tersebut sangat bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi warga lain yang turut hadir. "Bagi saya itu sebagai ilmu yang bermanfaat bagi saya dan untuk temanteman juga. Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan haji dan umrah ini, ke depannya bisa berkesinambungan, sehingga warga Gunung Gempal semuanya tahu apa itu haji dan umrah," katanya. Ia berharap, program semacam ini tidak berhenti sampai di kegiatan tersebut, melainkan dapat terus dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga, termasuk mereka yang belum sempat hadir pada pelatihan sore itu. Sementara itu, Kepala Dukuh Gunung Gempal, Muhammad Ali Sopyan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya program kerja tersebut. Ia menilai proker mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar ini berjalan lancar berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari takmir Masjid Al-Hidayah, warga masyarakat, hingga pihak kampus. "Alhamdulillah untuk kegiatan program kerja dari KKN pada sore hari ini berjalan dengan lancar atas semua partisipasi dan dukungan dari takmir masjid dan warga masyarakat, serta tidak lupa dari UIN Alauddin," jelasnya. Ia menambahkan, antusiasme warga yang cukup tinggi menjadi salah satu indikator keberhasilan program kerja tersebut. Menurutnya, dengan adanya pelatihan manasik haji dan umrah ini, masyarakat Gunung Gempal memperoleh tambahan ilmu dan informasi yang bermanfaat, khususnya bagi mereka yang kelak mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. "Dengan adanya pelatihan ini, alhamdulillah banyak peminat dan masyarakat antusias, sehingga masyarakat sudah tambah ilmunya, tambah informasinya. Nanti seumpama dipanggil oleh Allah ke Tanah Suci, insyaallah sudah siap dari sisi keilmuannya. Ini sedikit membantu masyarakat, khususnya di bidang pengetahuan," tuturnya. Pelatihan manasik haji dan umrah ini merupakan salah satu dari rangkaian program kerja yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar selama masa pengabdian di Padukuhan Gunung Gempal. Selain proker edukasi keagamaan bagi orang dewasa ini, mahasiswa KKN juga menjalankan sejumlah program kerja lain yang menyasar berbagai kalangan warga, sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat selama masa KKN berlangsung. Editor : Nurul Aisyah Ramadhani (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar)