::: Selamat Datang di Official Website KBIHU 'Aisyiyah Kulon Progo | Menjadi Pusat Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah yang Unggul, Amanah dan Mencetak Jamaah yang Mandiri serta Mabrur | Berhaji sesuai tuntunan Rasulullah SAW

Mengenai Saya

Foto saya
KBIHU 'AISYIYAH Kulon Progo merupakan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah milik Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kulon Progo yang disupport oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulon Progo, sudah melakukan bimbingan sejak tahun 2002.

Sabtu, 02 Mei 2026

32 JAMAAH BERKURSI RODA SELESAIKAN UMRAH WAJIB

 

Madinah - Apresiasi yang tinggi patut disanjungkan kepada Tim Tanah Suci KBIHU Aisyiyah Kulon Progo, mulai dari ketua kafilah, pendamping serta pasukan relawan kursi roda. Bagaimana tidak? Bayangkan, membersamai jamaah berkebutuhan khusus dengan kursi roda dan tidak sedikit jumlahnya 32 orang. Tidak hanya membawa dirinya sendiri, namun juga harus memastikan bahwa semua jamaah berkursi roda yang dibawanya sampai diujung Bukit Marwa untuk melaksanakan tahallul. 

Semua prosesi umrah wajib tuntas dilaksanakan. "Puji syukur Alhamdulillah 32 jamaah dengan kebutuhan kursi roda semua tuntas melaksanakan umrah wajib", ungkap Najib  pada bimbinganhajiaisyiyah.org. melalui fasilitas voice note Whatsapp. Suara serak Najib sesekali terdengar menahan haru saat menceritakan proses umrah wajib tahun ini. 

Kebijakan yang diambil PPIH untuk Tahun 2026 adalah bahwa semua jamaah harus melaksanakan proses Tawaf dan Sai dalam waktu yang sama yaitu pada Kamis, 30 April 2026 selepas Sholat Isya. Sementara itu rencana awal yang telah disusun KBIHU Aisyiyah adalah bahwa hari pertama (Kamis, 30 April 2026) diperuntukkan bagi jamaah yang sehat dan hari kedua (Jumat, 1 Mei 2026) diperuntukkan bagi jamaah dengan kebutuhan khusus  kursi roda. Diungkapkan Najib, dengan adanya kebijakan dari PPIH tersebut maka diputuskan bahwa jamaah yang sehat tetap melaksanakan Tawaf di pelataran Kabah dilanjutkan dengan Sai dipimpin Ketua Rombongan. Sedangkan Jamaah dengan kursi roda melaksanakan prosesi Tawaf di Lantai 2 Masjidil Haram dan dilanjutkan dengan Sai dipimpin Ketua Kafilah.

"Sabar, berhusnudon pada Allah dan kekompakan tim KBIHU Aisyiyah Kulon Progo itu kuncinya", ujar Najib. Sepertinya berat, di lantai 2 dengan jarak tempuh yang lebih jauh, tentu menguras tenaga dan emosi. Ketua kafilah, pendamping dan relawan bahu membahu, saling berganti mendorong jamaah dibantu petugas kloter. Nyatanya Allah selesaikan semua prosesi. Tawaf yang sedianya akan dilaksanakan pada pukul 21.00 WAS, baru dimulai pada pukul 23.00 WAS dan selesai pada 02.00 WAS untuk jamaah yang sehat dan 04.00 WAS kurang lebih menjelng Sholat Subuh untuk jamaah berkursi roda.

Semua telah tuntas terselesaikan dengan baik. Sulit bagi manusia, nyatanya Allah mudahkan. Diakhir voice notenya Najib menggarisbawahi tentang pentingnya memahami tugas dan peran Tim Tanah Suci, mulai ketua kafilah, ketua rombongan serta ketua regu, semua terlibat dan dilibatkan. Tak mudah memang, butuh keikhlasan dalam menjalaninya karena sejatinya esensi ibadah haji tak sekedar menyelesaikan prosesi dan ritual fisik, tapi lebih jauh dari itu bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat, ada transformasi spiritual dan sosial yang nantinya dibawa pulang ke tanah air. Itulah Mabrur. (SAP)



0 comments:

Posting Komentar